Jakarta, Rencana uji coba Timnas Indonesia melawan Yordania pada 13 November 2026 masih menggantung. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut laga tandang itu terancam batal karena situasi keamanan di Timur Tengah.
Soal Keamanan
Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Amman International Stadium dalam periode FIFA Matchday. Menurut Medcom, Erick menilai kondisi kawasan masih mengkhawatirkan. ANTARA melaporkan, ia merujuk pada serangan Yordania ke Suriah setelah insiden penyerangan sebuah tempat ibadah.
PSSI belum memutuskan apa pun. Erick mengatakan keputusan akan keluar dalam satu hingga dua hari, sambil menunggu penilaian keamanan dan berkoordinasi dengan pemerintah. “Keselamatan pemain kita harus diprioritaskan,” kata Erick, dikutip dari Medcom.
Belum Ada Lawan Pengganti
Kalau laga ini batal, belum ada calon lawan yang dipastikan. Kedua media yang sama-sama mengutip Erick menyebut PSSI belum mengantongi nama pengganti.
Opsi bermain di kandang juga tertutup untuk sementara. Menurut Erick, Stadion Utama Gelora Bung Karno sedang menjalani perawatan intensif setelah dipakai untuk sejumlah acara besar, termasuk konser pada 24 Oktober. Karena itu, PSSI masih mengincar pertandingan tandang dengan pertimbangan keamanan.
Erick, yang juga menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga, memandang laga di luar negeri sebagai bagian dari pembentukan karakter tim, termasuk pengalaman menghadapi dukungan penonton lawan.
Apa yang Dipertaruhkan
Bagi tim pelatih, laga uji coba di jendela FIFA Matchday adalah satu dari sedikit kesempatan menguji pemain sebelum turnamen besar. Kalau pertandingan dibatalkan tanpa pengganti, waktu persiapan bersama menjadi lebih sempit. Itu sebabnya PSSI tetap mencari opsi, sambil memastikan faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama.
Dari sisi suporter, laga tandang di luar negeri biasanya hanya bisa dinikmati lewat siaran. Kabar pembatalan memang mengecewakan, tetapi kepastian jadwal akan membantu penggemar menyiapkan agenda nonton bareng, baik di rumah maupun di komunitas.
Jalan Menuju Piala Asia
Uji coba ini menjadi bagian persiapan pasukan John Herdman menuju Piala Asia 2027 di Arab Saudi, yang dimulai Januari. Jendela FIFA Matchday biasanya dipakai pelatih untuk melihat kombinasi pemain, menguji taktik, dan membangun chemistry sebelum turnamen besar.
Bagi suporter muda yang sudah menandai kalender, kabar ini memang bikin kecewa. Namun menempatkan keselamatan pemain di urutan pertama adalah keputusan yang masuk akal, dan publik tinggal menunggu pengumuman PSSI dalam beberapa hari ke depan.
Satu hal yang sudah pasti: persiapan Garuda menuju Piala Asia tetap jalan, dengan atau tanpa Yordania sebagai lawan.
Sumber: Medcom, ANTARA
Penulis: Kinara · Editor: Faisal Kusuma Yudha





Tinggalkan Balasan