SUBANG — Sejumlah siswa SMAN 1 Pamanukan, Kabupaten Subang, mendatangi pihak sekolah setelah muncul dugaan tindakan tidak pantas yang disebut dialami sejumlah siswa di lingkungan sekolah.
Persoalan tersebut kemudian berujung pada kedatangan pihak kepolisian setelah situasi di lingkungan sekolah sempat memanas. Seorang oknum guru yang disebut menjabat sebagai wakil kepala sekolah, berinisial AT, diamankan untuk dimintai keterangan terkait dugaan tersebut.
Peristiwa itu terjadi setelah para siswa memprotes dugaan perilaku tidak pantas yang disebut telah berlangsung dalam kurun waktu cukup lama.
Sejumlah siswa bahkan terlihat mengejar AT yang diduga hendak meninggalkan lingkungan sekolah melalui gerbang. Aksi tersebut kemudian menarik perhatian warga di sekitar lokasi.
Para siswa selanjutnya menyampaikan keberatan kepada pihak sekolah dan meminta dugaan tindakan tersebut segera ditindaklanjuti.
Kepala SMAN 1 Pamanukan, Edi Kanedi, membenarkan adanya persoalan tersebut. Pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan kepolisian untuk menangani situasi.
Kericuhan di lingkungan sekolah akhirnya mereda setelah petugas kepolisian tiba di lokasi. AT kemudian dibawa ke Polsek Pamanukan untuk menjalani pemeriksaan awal.
Ditangani Unit PPA Polres Subang
Kasus tersebut selanjutnya dilimpahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Subang untuk proses lebih lanjut.
Sejumlah siswa yang diduga menjadi korban bersama orang tua mereka kemudian mendatangi kepolisian untuk memberikan keterangan sekaligus membuat laporan terkait dugaan tindakan yang dialami.
Salah seorang siswa yang mengaku menjadi korban juga telah memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.
Sementara itu, salah seorang orang tua siswa mengaku terpukul setelah mengetahui dugaan kejadian yang dialami anaknya.
Hingga saat ini, disebutkan baru tiga siswa yang telah berani melaporkan dugaan tindakan tersebut. Mereka masih menjalani pemeriksaan untuk memberikan keterangan kepada penyidik.
Polisi masih mendalami keterangan para siswa, orang tua, pihak sekolah, maupun pihak terkait lainnya untuk mengungkap secara terang dugaan tindakan yang terjadi.
Tidak menutup kemungkinan jumlah pelapor maupun pihak yang memberikan keterangan bertambah selama proses pemeriksaan berlangsung.
Pihak kepolisian juga masih mengedepankan proses penyelidikan dan pemeriksaan untuk memastikan fakta serta rangkaian peristiwa yang sebenarnya terjadi di lingkungan SMAN 1 Pamanukan.
Penulis: Faisal Kusuma Yudha (FKY)
#KiniMediaIndonesia #Subang #Pamanukan #SMAN1Pamanukan #PolresSubang #PPA #PerlindunganAnak #Pendidikan #BeritaSubang #JawaBarat #KabarSubang #News #KiniMedia







Tinggalkan Balasan