JAKARTA — Penyanyi sekaligus guru musik Anggitan Sekar kembali menghadirkan karya terbarunya berjudul “Kau”, sebuah lagu yang mengangkat cerita tentang kebingungan dalam hubungan ketika kedekatan yang semula terasa hangat perlahan berubah menjadi jarak.
Ditulis berdasarkan pengalaman cinta pribadi, “Kau” menggambarkan situasi yang mungkin tidak asing dalam hubungan romantis masa kini. Hubungan terasa semakin dekat dan nyata, namun ketika perasaan mulai tumbuh lebih dalam, salah satu pihak justru mulai menarik diri.
Fenomena tersebut kemudian menjadi salah satu latar emosional yang dibawa Anggitan dalam lagu “Kau”, termasuk gambaran mengenai kecenderungan avoidant attachment dalam sebuah relasi. Situasi semacam ini juga kerap muncul dalam hubungan romantis pada usia dewasa atau mid-life romance, ketika kedekatan emosional dapat berhadapan dengan keraguan dan ketakutan untuk kembali terikat.
Secara musikal, “Kau” dibangun dengan nuansa melankolis melalui perpaduan piano, violin, dan backing vocal. Lagu ini tidak menggunakan intro panjang. Sebuah akord langsung membuka lagu dan mengantarkan pendengar menuju bagian verse.
Pilihan tersebut menjadi bagian dari konsep musikal Anggitan untuk memberikan kesan tegas sejak awal, sekaligus merepresentasikan pesan yang ingin disampaikan dalam sebuah hubungan.
Dalam proses produksinya, “Kau” melibatkan Richard Ignatius sebagai produser musik, Odelia Sabrina sebagai backing vocalist, dan Odalmis Gonzales sebagai violinist. Kolaborasi tersebut turut membangun atmosfer emosional yang menjadi karakter utama lagu.
“Kau” menjadi karya kedua Anggitan Sekar setelah sebelumnya memperkenalkan diri melalui single debut “Antara Kata” yang dirilis pada 5 Februari 2026. Lagu tersebut telah mencatat lebih dari 13.000 streams di Spotify, menjadi langkah awal perjalanan musikal Anggitan sebagai penyanyi dan pencipta karya.
Di luar aktivitas bermusik, Anggitan saat ini aktif sebagai guru musik di Uni Emirat Arab. Ia merupakan lulusan SMM (Sekolah Menengah Musik) Yogyakarta dan kemudian melanjutkan pendidikan di Conservatory of Music, Universitas Pelita Harapan.
Melalui “Kau”, Anggitan tidak hanya menawarkan sebuah lagu tentang hubungan, tetapi juga ruang bagi pendengar untuk menemukan pengalaman yang mungkin pernah mereka rasakan sendiri: ketika seseorang hadir begitu dekat, namun perlahan memilih menjauh saat hubungan mulai terasa nyata.
“Kau” kini telah tersedia di berbagai platform musik digital, termasuk Spotify, Apple Music, dan YouTube Music.
Bagi pendengar yang pernah berada dalam hubungan penuh tanda tanya, “Kau” mungkin menjadi salah satu lagu yang terasa dekat dengan cerita mereka.
Anggitan Sekar
- TikTok: @anggitansekar
- Instagram: @anggitan.as
- Spotify: Anggitan Se






Tinggalkan Balasan