Jakarta, Dua musisi dengan karakter yang jauh berbeda bertemu di satu lagu. Isyana Sarasvati dan Jason Ranti berduet lewat “Dogs Are Always True”, karya yang diproduksi Lafa Pratomo sebagai bagian dari proyek Garis Tegak.
Menurut IDN Times, lagu ini dijadwalkan rilis pada Selasa (3/11/2026). Sebelumnya, Lampost dan Medcom sudah lebih dulu membahas cerita di balik lagunya.
Dari Tetangga yang Diganti Mesin
Lirik lagu ini berangkat dari obrolan santai antara Lafa dan Jason soal kecerdasan buatan. Jason bercerita tentang tetangganya yang kehilangan pekerjaan karena tugasnya diambil alih AI. Tulisan reflektif Jason dari cerita itulah yang kemudian jadi dasar lirik, dikutip dari IDN Times.
Lafa menyebut lagu ini sebagai catatan tentang cara orang berpikir soal AI di tahun 2026, dengan sedikit sindiran. Ia mengingatkan bahwa mesin tetaplah mesin, termasuk bagi orang yang mulai curhat ke chatbot.
Kenapa Anjing yang Jadi Simbol
Judulnya terdengar nyeleneh, tapi punya logika sendiri. Menurut Lampost, Lafa memakai anjing sebagai lambang kesetiaan tanpa syarat, sementara hubungan antarmanusia cenderung transaksional. “Anjing itu unconditional. Kalau manusia cenderung transaksional,” ujar Lafa seperti dikutip dari Lampost.
Jason menambahkan sebuah ungkapan lama yang ia ingat: makin kenal dengan orang, makin sayang pada anjing sendiri, dikutip dari Medcom. IDN Times mencatat Lafa tidak bermaksud mengatakan manusia tak bisa tulus. Pesannya lebih ke arah refleksi.
Takut Ketagihan AI
Soal AI, Jason mengaku punya kekhawatiran sendiri. Ia takut ketagihan karena AI selalu bisa membuat penggunanya senang dan menurut saja. Saat ditanya apakah ia sering memakai AI, Jason hanya menjawab “rahasia” sambil tertawa, menurut Medcom.
Buat kamu yang sehari-hari akrab dengan chatbot untuk tugas kuliah atau kerjaan, lagu ini terasa dekat. Ia tidak menyuruh berhenti memakai teknologi, tapi mengajak bertanya: siapa yang sebenarnya paling jujur dalam hidupmu?
Konteks Garis Tegak
Garis Tegak adalah proyek kolaborasi Lafa Pratomo yang melibatkan 12 musisi dalam enam kolaborasi lintas genre, dan dirilis bertahap sejak Agustus 2026, dikutip dari KapanLagi. Duet Isyana dan Jason sempat diwarnai keraguan. Lafa bercerita Jason merasa tidak yakin cocok berduet dengan Isyana, bahkan menggambarkannya seperti Mariah Carey dan pengamen, menurut Medcom.
Hasilnya justru jadi pertemuan dua dunia: vokal dan piano Isyana yang rapi bertemu gaya bercerita Jason yang lugas.
Di tengah ramainya AI, satu lagu berisi anjing dan kejujuran ini mengingatkan bahwa yang paling tulus kadang bukan yang paling pintar.
Sumber: IDN Times, Lampost, Medcom, KapanLagi
Penulis: Nada · Editor: Faisal Kusuma Yudha





Tinggalkan Balasan