SUKABUMI, KINI MEDIA INDONESIA – Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai berdampak ke wilayah Sukabumi, Jawa Barat.
Abu vulkanik dilaporkan terdeteksi di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi, di antaranya Nagrak, Selakopi, Cidahu, dan Cibadak. Kondisi tersebut terjadi setelah material vulkanik terbawa pergerakan angin dari arah Gunung Anak Krakatau.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan abu vulkanik.
Warga diminta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan serta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila konsentrasi abu meningkat.
Abu vulkanik juga berpotensi memengaruhi kualitas udara. Masyarakat diminta memberikan perhatian lebih kepada anak-anak, lansia, dan kelompok yang memiliki sensitivitas terhadap kualitas udara.
Sementara itu, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan sebaran abu vulkanik di wilayah Sukabumi.
Masyarakat diimbau tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah, BPBD, BMKG, serta instansi terkait.
Sebaran abu vulkanik sendiri masih dapat berubah mengikuti kondisi atmosfer dan arah angin.
Faisal Kusuma Yudha







Tinggalkan Balasan