
Penulis: Faisal Kusuma
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 00.05 WIB. Insiden yang melibatkan dua sepeda motor dari arah berlawanan ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Subang, IPTU Sahroni, menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat yang dikendarai US melaju dari arah utara (Wesel) menuju selatan (Pablo). Saat itu, US diketahui membonceng tiga penumpang sekaligus, yakni MGN, PS, SMH, dan RMA.
Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga masuk ke jalur berlawanan arah dan bertabrakan dengan sepeda motor Honda Vario yang dikendarai MFM dari arah berlawanan.
Benturan keras tidak dapat dihindari. Pengendara Honda Vario, MFM, mengalami luka berat di lokasi kejadian dan sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju RS Hamori Subang.
Sementara itu, pengendara Honda Beat, US, bersama tiga penumpangnya mengalami luka-luka dan saat ini masih dalam penanganan medis.
Berdasarkan informasi awal, kondisi jalan saat kejadian relatif sepi. Namun, kerasnya benturan membuat sejumlah korban tergeletak di badan jalan, dengan bagian kendaraan berserakan di lokasi kejadian.
Dalam dokumentasi visual yang beredar, terlihat warga dan pengguna jalan lainnya berupaya memberikan pertolongan awal sebelum petugas tiba. Beberapa korban tampak belum dapat dievakuasi secara mandiri akibat luka yang diderita.
Petugas kepolisian bersama tim medis segera tiba di lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi. Korban luka langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif, sementara korban meninggal dunia dievakuasi untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, terutama saat berkendara pada malam hingga dini hari.
“Ini pengingat keras akan bahaya melawan arus serta berkendara melebihi kapasitas penumpang,” ujar IPTU Sahroni.
Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya disiplin berlalu lintas sebagai faktor utama dalam mencegah kecelakaan fatal di jalan raya.
#KecelakaanSubang #BreakingNews #LaluLintas #SafetyRiding #BeritaSubang #JawaBarat #KecelakaanMotor

