Subang – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita BR, S.IP., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Subang, meninjau langsung kondisi pengungsi bencana banjir di Kecamatan Pamanukan, Senin (26/01/2026). Peninjauan dilakukan di lokasi pengungsian bawah Fly Over Pamanukan.

Sebanyak 150 jiwa pengungsi yang seluruhnya berasal dari Desa Mulyasari menempati lokasi tersebut. Desa Mulyasari menjadi titik terparah banjir Pamanukan dari total delapan desa terdampak.

Peninjauan ini dilakukan setelah sebelumnya, pada Sabtu (24/01/2026), Bupati yang akrab disapa Kang Rey meninjau langsung kondisi banjir di Kecamatan Ciasem. Kali ini, Kang Rey ingin memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat pengungsi di Pamanukan benar-benar terpenuhi.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Rey berdialog langsung dengan warga pengungsi, mendengarkan keluhan, serta menanyakan kebutuhan yang masih belum tercukupi. Ia juga berulang kali mengingatkan warga agar tidak kembali ke rumah sebelum kondisi banjir benar-benar surut dan curah hujan menurun.

Ulah kaditu heula,” ucap Kang Rey kepada warga, sembari menyerahkan bantuan berupa beras dan mie instan bersama Dandim 0605/Subang Letkol Czi Asep Saepudin, SE dan Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D.

Terkait banjir yang kerap berulang di wilayah Pamanukan, Kang Rey menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Subang terus mendorong Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk segera melakukan normalisasi sungai-sungai di sekitar Pamanukan.

“Insya Allah kita koordinasi terus dengan BBWS dan mendorong sesegera mungkin normalisasi sungai-sungai, bukan hanya satu, agar kejadian serupa tidak terulang. Kita sedang push. Bukan tidak mau, tapi kalau pemerintah daerah yang turun langsung justru bisa menjadi temuan,” jelasnya.

Kang Rey juga memastikan bahwa Pemkab Subang melalui dinas terkait tengah menyiapkan posko pengungsian, dapur umum, logistik makanan, layanan kesehatan, hingga dokter siaga 24 jam untuk para pengungsi.

“Kita siapkan posko, dapur umum, makanan kita drop, kesehatan kita siapkan dokter 24 jam, serta kebutuhan sehari-hari seperti selimut dan perlengkapan lainnya,” ujarnya.

Hingga saat ini, Kang Rey mengungkapkan bahwa sekitar 3.500 rumah di enam kecamatan se-Kabupaten Subang terendam banjir. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membantu proses pemulihan pascabencana.

“Total se-Kabupaten Subang ada 3.500 rumah yang terendam di enam kecamatan. Mohon bantuan dari semua pihak agar pemulihan bisa segera dilakukan,” terangnya.

Di akhir peninjauan, Kang Rey menegaskan bahwa Pemkab Subang masih terus meningkatkan kewaspadaan, mengingat prakiraan cuaca dari BMKG menyebutkan curah hujan tinggi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Kita juga sedang menyiapkan titik-titik pengungsian yang lebih strategis, sehingga jika sewaktu-waktu dibutuhkan sudah siap digunakan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Asisten Daerah, para Kepala OPD, Forkopimcam Pamanukan, serta masyarakat setempat.


Penulis: Faisal/FKY


#KiniMediaJakarta #KiniMedia #BanjirSubang #BanjirPamanukan #PemkabSubang #KangRey #BencanaAlam #InfoSubang #PanturaJabar

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *