Bandung Barat — Kepolisian Resor (Polres) Cimahi menangkap dua pelaku pengeroyokan dalam bentrokan dua organisasi masyarakat (ormas) yang terjadi di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Polisi kini masih memburu sejumlah pelaku lain yang terlibat dalam insiden berdarah tersebut.

Kapolres Cimahi AKBP Niko N Adi Putra mengatakan, penangkapan dilakukan setelah penyelidikan intensif pascakejadian yang menewaskan satu orang.
“Sudah dua pelaku yang ditangkap. Masih ada beberapa pelaku lain yang terus kami lakukan pengejaran,” ujar Niko, Kamis (22/1/2026).

Polisi Bentuk Tim Khusus

AKBP Niko menjelaskan, Satreskrim Polres Cimahi telah membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas kasus bentrokan antarormas tersebut. Penyidikan masih berlangsung guna merangkai kronologi lengkap serta mengungkap peran masing-masing pihak.

“Pemeriksaan terus berlangsung, termasuk pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi,” ungkapnya.

Namun demikian, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci kronologi versi penyidik. Informasi detail terkait motif dan pemicu bentrokan akan disampaikan dalam rilis resmi berikutnya.

Bentrok Berawal di Kafe Karaoke

Diketahui sebelumnya, bentrokan antarormas terjadi di Cafe Dylan, Kampung Ciburial, Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, Selasa (20/1/2026) petang sekitar pukul 18.30 WIB. Keributan melibatkan Ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Ormas Gibas.

Kapolsek Lembang AKP Dana Suhenda menyebut, peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan beberapa lainnya luka-luka.
“Telah terjadi keributan antara Ormas PP dan Ormas Gibas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dari Ormas Gibas,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Korban meninggal diketahui bernama Agus B I (45), warga Kecamatan Parongpong. Sementara satu korban luka berat yakni Iwan Setiawan (50), warga Kecamatan Lembang. Tiga korban lainnya mengalami luka ringan.

Dipicu Perselisihan Sewa Karaoke

Berdasarkan keterangan polisi, keributan bermula saat delapan anggota Ormas PP tengah karaoke di lokasi. Setelah waktu karaoke berakhir, empat orang dari Ormas Gibas datang dan meminta bergantian menggunakan fasilitas tersebut.

Permintaan itu ditolak, hingga memicu adu mulut yang berujung pada bentrokan fisik. Situasi semakin memanas setelah sekitar 20 orang dari Ormas PP datang ke lokasi. Keributan berlangsung sekitar 30 menit sebelum berakhir dengan korban jiwa.

Polisi menegaskan akan menindak tegas seluruh pihak yang terlibat sesuai hukum yang berlaku.


Penulis: Faisal (FKY)

#KiniMediaJakarta #KiniMedia #KiniMusik
#BentrokanOrmas #Lembang #BandungBarat #Kriminal #PenegakanHukum #BeritaDaerah

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *