Pangkep — Pemandu Gunung Rinjani, Agam Rinjani, bergabung dalam operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Agam fokus membantu pencarian korban di medan terjal yang sulit dijangkau tim reguler.

Agam mengatakan keterlibatannya dilakukan setelah berkoordinasi dengan Basarnas dan tim SAR gabungan. Ia bersama tim akan ditempatkan di jalur vertikal untuk mendukung operasi penyelamatan.

“Fokus kami pada pencarian korban. Kami berkoordinasi dengan tim SAR, apa yang bisa dibantu akan kami bantu, khususnya di medan terjal,” ujar Agam, Kamis (10/1/2026).

Fokus di Medan Vertikal dan Terjal

Dalam operasi ini, Agam membawa tiga orang anggota tim dan bergabung bersama Komunitas Pecinta Alam (Korpala) serta tim dari Taman Nasional Bulusaraung. Mereka mengambil posisi di pos 9 jalur utama vertikal dan berencana menginap di atas sesuai kebutuhan operasi.

“Kami ambil bagian di jalur vertikal. Tim kami membawa perlengkapan vertikal rescue lengkap,” jelas Agam.

Sebelum turun ke lapangan, tim terlebih dahulu melakukan briefing untuk menyamakan metode pencarian dan prosedur keselamatan.

Cuaca dan Kabut Jadi Tantangan

Agam menilai medan pegunungan Bulusaraung yang curam, ditambah cuaca berkabut dan angin kencang, menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi.

“Kondisi medan sangat terjal, cuaca juga belum mendukung. Kabut dan angin membuat evakuasi harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Keselamatan penolong tetap prioritas,” katanya.

Ia pun meminta doa dari masyarakat agar proses pencarian berjalan lancar dan seluruh korban dapat segera dievakuasi dari lokasi kejadian.

Kronologi Singkat Kecelakaan

Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dilaporkan jatuh pada Sabtu (17/1/2026) saat dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar. Pesawat membawa 10 orang, terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang.

Pesawat hilang kontak sebelum menabrak lereng Gunung Bulusaraung. Hingga saat ini, dua korban telah ditemukan dan dievakuasi, sementara proses pencarian korban lainnya masih terus berlangsung.


Penulis: Faisal (FKY)

#KiniMediaJakarta #KiniMedia #KiniMusik
#AgamRinjani #SAR #ATR42500 #Bulusaraung #Pangkep #Basarnas #BeritaNasional

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *