
JAKARTA — Pengelolaan lalu lintas di sejumlah ruas jalan tol kembali dioptimalkan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Jumat (26/12/2025). Salah satu rekayasa lalu lintas yang diterapkan adalah sistem lajur pasang surut atau contraflow.
Skema contraflow digunakan untuk menambah kapasitas jalan pada arah dengan volume kendaraan tinggi, dengan memanfaatkan sebagian lajur dari arah berlawanan secara sementara. Kebijakan ini diterapkan guna mengurai kepadatan lalu lintas yang berpotensi terjadi selama puncak arus libur akhir tahun.
Penerapan contraflow merupakan hasil koordinasi antara Kementerian Perhubungan RI, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum RI. Kesepakatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) sebagai pedoman pengaturan arus kendaraan di jalan tol dan lintasan penyeberangan selama periode Nataru.
Berdasarkan informasi resmi Kementerian Perhubungan, sejumlah ruas tol utama menjadi titik penerapan contraflow hari ini. Di Tol Jakarta–Cikampek arah Cikampek, contraflow diberlakukan di KM 47 hingga KM 70 pada pukul 06.00 hingga 14.00 WIB. Skema serupa juga dijadwalkan kembali pada 28 Desember 2025 di jam yang sama.
Sementara itu, untuk arah sebaliknya, contraflow di Tol Jakarta–Cikampek dari KM 70 menuju KM 47 diterapkan pada malam hari. Pada 26 hingga 28 Desember 2025, rekayasa lalu lintas ini berlangsung pukul 18.00 hingga 24.00 WIB. Selanjutnya, pada periode 29 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, contraflow diberlakukan dua kali sehari, yakni pukul 00.00–08.00 WIB dan 18.00–24.00 WIB.
Selain Tol Jakarta–Cikampek, contraflow juga diterapkan di Tol Jagorawi arah Jakarta, tepatnya di KM 21 hingga KM 8. Rekayasa ini berlangsung pada 23–26 Desember 2025 serta kembali diberlakukan pada 2–4 Januari 2026, masing-masing pada pukul 14.00 hingga 19.00 WIB.
Aparat kepolisian menegaskan bahwa penerapan contraflow bersifat dinamis dan dapat disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan. Selain itu, polisi juga membuka kemungkinan penerapan rekayasa tambahan secara situasional, termasuk sistem satu arah (one way), apabila volume kendaraan meningkat signifikan.
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi terkini terkait pengaturan lalu lintas serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan dan kelancaran perjalanan selama libur Nataru.
(Faisal/FKY)
#Nataru2025 #Contraflow #InfoLaluLintas #TolJakartaCikampek #TolJagorawi #ArusMudik #LiburAkhirTahun #KiniMediaJakarta #KiniMedia #KiniMusik

