(Surabaya) – Persebaya Surabaya resmi memperkenalkan Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala baru untuk mengarungi sisa kompetisi Super League 2025–2026. Penunjukan ini sekaligus mengakhiri penantian Bajul Ijo selama 30 hari tanpa pelatih kepala definitif.

Sebelumnya, Persebaya memutus kerja sama dengan Eduardo Perez pada 22 November 2025. Selama masa transisi, posisi pelatih sementara dipegang oleh Uston Nawawi sebagai caretaker.

Bagi Bernardo Tavares, Persebaya menjadi klub keduanya di Indonesia setelah sukses menukangi PSM Makassar selama tiga musim. Bersama Juku Eja, pelatih asal Portugal tersebut mencatatkan prestasi gemilang, termasuk mempersembahkan gelar juara Liga 1 musim 2022–2023.

Manajemen Persebaya mengungkapkan bahwa Bernardo Tavares akan datang ke Surabaya dengan membawa satu orang asisten pelatih. Namun, identitas asisten tersebut masih dirahasiakan dan akan diumumkan kemudian.

Pengumuman resmi dilakukan melalui akun Instagram Persebaya Surabaya pada Senin malam (22/12/2025). Dalam video singkat tersebut, Bernardo Tavares muncul dan menyapa pendukung Bajul Ijo.

“Surabaya, aku datang,” ujar Bernardo Tavares dalam video perkenalan.

Pelatih berlisensi UEFA Pro itu juga menyampaikan apresiasi terhadap profesionalisme manajemen Persebaya yang dinilainya sangat menghargai situasi dan proses negosiasi yang berjalan.

“Terima kasih atas profesionalisme manajemen Persebaya. Terima kasih atas kesabaran dan respek terhadap kondisi situasiku,” kata Tavares.

Ia memastikan akan segera tiba di Surabaya untuk langsung memimpin tim dalam persiapan lanjutan kompetisi. “Sekarang saya bisa memastikan bahwa saya akan segera ke Surabaya,” tegasnya.

Kehadiran Bernardo Tavares mendapat sambutan positif dari internal tim Persebaya. Manajemen menegaskan seluruh jajaran kepelatihan siap mendukung penuh kepemimpinan Tavares di sisa musim.

“Seluruh tim kepelatihan saat ini akan selalu mendukung Coach Tavares di Persebaya,” tulis manajemen klub.

Bernardo Tavares diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi Persebaya, yang saat ini masih tertahan di peringkat ke-9 klasemen sementara Super League 2025–2026 dengan koleksi 19 poin. Performa inkonsisten pada paruh musim pertama menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih anyar tersebut.

Sebelumnya, Tavares memutuskan berpisah dengan PSM Makassar pada awal musim akibat persoalan finansial yang berlarut-larut. Ia mengungkapkan keterlambatan pembayaran gaji serta kendala transfer pemain akibat sanksi FIFA menjadi alasan utama keputusannya hengkang.

“Dengan penuh kesedihan, saya mengumumkan kepergian saya dari PSM Makassar. Penyebabnya adalah minimnya pembayaran gaji yang saya alami selama 3,5 tahun dan kini tak tertahankan lagi,” ujar Tavares dalam pernyataan perpisahannya.

Kini, bersama Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares membuka lembaran baru dengan harapan mampu mengangkat kembali performa Bajul Ijo agar tampil lebih konsisten dan kompetitif hingga akhir musim.

(Faisal/FKY)


#Persebaya #BernardoTavares #BajulIjo #SuperLeague2025 #LigaIndonesia #SepakBolaNasional
#KiniMediaJakarta #KiniMedia #KiniMusik

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *